Benarkah Sudah Asri?

IMG-20160826-WA0019SMPK Cor Jesu, Malang, Jawa Timur — Cor Jesu terkenal akan kedisiplinan dan kebersamaannya yang tinggi. Perlu diketahui bahwa Cor Jesu menanam nilai-nilai Servite et Amate yang diajarkan oleh Santa Angela Merici sendiri kepada para muridnya melalui guru-guru di sini. Selain itu, lingkungan sekolah benar-benar membuat rasa nyaman untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Namun, apa benar sudah senyaman serta seasri itu?


Selasa (23/8), tepatnya sepulang sekolah, beberapa anak saya wawancarai. Tiap angkatan, dari kelas 7 sampai dengan 9 hampir semua memiliki kesan dan keluhan yang sama. Salah satunya adalah Maria Yohana, siswi kelas 8B.
“Lingkungannya, tuh, bersih terus banyak pohonnya, terus kalau dibuat berteduh atau kerja kelompok gitu nyaman, asri dan sejuk. Apalagi, kalau musim panas kayak begini.” ujarnya kepada saya ketika ditanya pendapat lingkungan sekolah. Walaupun begitu, Maria mengeluhkan beberapa masalah yang ada.
“Tutupnya itu (tong sampah) ada banyak sampah-sampah, terus kadang juga di dekat toilet anak laki-laki baunya ga enak.”
Selain kesan serta keluhan ia sampaikan, tak lupa Maria memberikan saran-saran yang bisa digunakan oleh pihak sekolah. Salah satunya adalah memperbaiki tong sampah yang rusak dan kumuh, saling memperingatkan dan menyiram sehabis buang air.
Selanjutnya, perwakilan dari pihak laki-laki serta 9D: William Chandra. William mengatakan bahwa lingkungan Cor Jesu kini gersang sebab pohon-pohon yang ada ditebang oleh Yayasan. Ada pula keluhan toilet karena minimnya fasilitas seperti kurang air. “Disuruh siram, padahal di toiletnya ga ada air.” ungkap William.
William menyarankan hari Sabtu lebih baik digunakan kerja bakti untuk kepentingan bersama. “Intinya sudah bagus, cuma kekurangannya bisa diperbaiki.” simpulnya di sesi akhir wawancara.
Bagaimana tanggapan yang terkait?
Cordelia, 9C, selaku Tim Green School Festival dan anggota OSIS menyikapi dengan memberikan solusi. Solusi untuk persoalan toilet, ia ingin jika kamar mandi dibersihkan secara rutin. Katanya pula, akan ada piket kebersihan. “Cuma, intinya kalau kita sadar harusnya disiram atau bagaimana, itu sudah sangat membantu.”
Membawa tanaman dari rumah bisa membantu lingkungan sekolah tetap asri. Tanaman tersebut dapat menggantikan pohon-pohon yang telah ditebang. Perkara kerja bakti, Cordelia kurang setuju. Ia mempunyai alasan bahwa Sabtu memang diliburkan agar ada waktu untuk berkumpul bersama keluarga. “Tapi, kalau sekali-sekali boleh, lah.”
Cordelia dan tim rupanya sudah menyiapkan program-program penghijauan sekolah. Dimulai langkah kecil melalui penyadaran diri terhadap lingkungan serta pembaruan cat beton-beton duduk. Program selanjutnya belum diketahui, hanya bisa menunggu tindak lanjut pembina. “Ya, tunggu aja.” tutup Cordelia.

Arnetta Putri
9C/3

Tuliskan komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s