Worldship Orchestra di Cor Jesu

DSC09898

Pada kesempatan kali ini, tepatnya di hari Selasa, 22 Maret 2016, seluruh Kampus Cor Jesu serempak mendapat satu kesempatan yang berharga untuk mengenang sejarah musik Klasik melalui Orkestra legendaris dari Jepang yang menyempatkan diri mereka untuk bertamu ke Kampus kita tercinta ini. Namanya adalah “WORLDSHIP ORCHESTRA”. Mereka datang ke Kampus Cor Jesu dalam rangka tur musikal mereka ke Indonesia. Mereka tidak singgah ke kota lain tetapi hanya bertamu khusus di Kota Malang saja. Mereka menyelenggarakan konser di Balai Pertiwi – Universitas Ma Chung di Tidar dengan harga tiket yang terjangkau hanya 25 rb atau bisa menukarkan satu tiket dengan buku bekas seberat 1 kg. Seluruh siswa dari SD, SMP, SMA dan SMK Cor Jesu diberi kesempatan untuk menonton konser Orkestra di Aula Cor Jesu.

Musik klasik adalah karya musik yang berasal dari tradisi kesenian Barat / Eropa, musik Kristiani atau musik orkestra yang dibuat oleh tokoh komponis terkenal dari Eropa. Zaman Klasik merupakan zaman ketika musik tersebut diperkenalkan kepada masyarakat secara luas sekitar abad ke 9 sampai abad ke 21. Musik klasik kemudian berkembang menjadi musik orkestra yang dimainkan oleh banyak orang dengan alat musik yang berbeda tetapi memainkan satu musik yang sama sehingga membentuk harmoni melodi yang mengalun dengan sempurna dan sangat indah. Pada zaman itu bermunculan banyak sekali tokoh tokoh komposer musik klasik terkenal. Mereka adalah Wolfgang Amadeus Mozart, Ludwig Van Beethoven, Joseph Haydn, Frederic Chopin, Sebastian Bach, John William dan masih banyak lagi. Musik klasik tersebar di seluruh Eropa sampai Jerman dan Prancis dan menjadi populer pada Zaman Klasik.

Show Orkestra ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama dimulai pada jam 10.00 – 11.00 WIB dihadiri oleh para siswa SMP Cor Jesu kelas 7A, B dan kelas 9, bersama kakak SMA. Sesi Kedua dimulai pada jam 11.00 – 12.00 WIB dihadiri oleh para siswa SMP Cor Jesu kelas 7C, D dan kelas 8 bersama adik-adik SD kelas 6 dan kakak SMK. Tepatnya, satu show berlangsung selama 1 jam. Kami para panitia penyambut tamu bertugas untuk menyambut dan melayani para pemain orkestra serta membagikan brosur kepada teman-teman yang datang untuk menonton. So, kami mendapatkan 2 kesempatan untuk menonton show Orkestra ini.

Pada pembukaan, mereka menyajikan musik yang dibuat oleh Komposer John William yang mempunyai melodi yang sangat indah, dilanjutkan dengan penyambutan oleh pembawa acara yang merupakan anggota Orkestra. Kami diperkenalkan kepada alat alat musik yang digunakan di Orkestra berupa 3 alat musik gesek yaitu Violin, Viola dan Cello, alat musik tiup berupa Terompet dan Tuba, sampai alat musik pelengkap berupa drum, seruling , dan masih banyak lagi.

Acara selanjutnya, para pemain orkestra menyajikan Musik Klasik Tradisional Jepang, lalu Musik Opera yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi yang memiliki suara emas. It was an amazing voice from Sachiyo Miyamoto. Sachi menyanyikan 2 lagu Opera yang salah satunya berjudul “Romeo and Juliet Je Veux Vevre,” menceritakan tentang cinta antara Romeo dan Juliet yang terpisahkan dan berakhir menyedihkan. Musik yang dimainkan mengalun dengan sangat indah berpadu dengan suara Sachi menyanyi menjadi suatu paduan harmoni Opera yang sempurna.

Inilah puncak dari Worldship Orchestra Show hari ini yaitu Symphony yang dibuat oleh Haydn. Musik ini menceriterakan tentang kehidupan Sang Komposer yang dipenuhi berbagai runtutan anomali kehidupan antara kesenangan dan kesedihan. Selaini itu, sang pembawa acara juga memberikan kesempatan bagi penonton untuk mencoba menjadi konduktor/dirigen dari Orkestra. Saya menjadi salah satu yang mencobanya pada Show kedua dengan Orkestra yang memainkan lagu Superman.

Worldship Orchestra telah membuat kita kembali mengenang Zaman Musik Klasik yang pada zaman sekarang mulai terguras zaman Modern. Budaya yang berbeda yang mulai perlahan lahan memudar ternyata masih menyimpan estetika harmoni dalam setiap melodi di dalamnya. Setiap nada mengandung sebuah makna dari estetika itu sendiri yaitu musik yang selalu mengalun setiap hari walaupun zaman telah berubah. Karena Musik adalah Kehidupan.

-Clements Noven-

Tuliskan komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s