Keep The Love Burning

11949256_10205146998376453_4845075553141973733_n

Keep love the burning! itulah tema yang diangkat dalam kegiatan Internasional Ursulin Youth Day (IUYD) tahun ini. Artinya artinya kita harus mencintai sesama kita dan menyalakan api cinta sesama di era globalisasi, sungguh menarik bukan? Kegiatan IUYD sendiri dilaksanakan mulai 30/08 di kampus Regina Pacis Solo. Namun, apakah kalian tahu tentang apa itu kegiatan IUYD?

IUYD adalah kegiatan internasional berkumpulnya anak-anak remaja dari sekolah-sekolah Ursulin se Asia-Pasifik. Tujuan dari kegiatan IUYD tentunya adalah untuk memupuk persahabatan dan persaudaraan antara anak-anak se-Asia Pasifik dan se-Indonesia. Tahun ini  ada 30 sekolah Ursulin Indonesia dan 3 sekolah Ursulin internasional yang terbat dalam kegiatan IUTD.  Ketiga sekolah Ursulin internasional itu adalah Stella Maris Ursuline High School Taiwan, Hachinohe St Ursula Jepang, dan Regina Coeli College, Thailand. Kegiatan ini membuat para peserta dapat berkenalan dengan teman-teman dari berbagai tempat! Tentu mereka harus jago dalam berbahasa Inggris.!

Cor Jesu, merupakan salah satu sekolah Ursulin yang mempunyai kesempatan untuk ambil bagian dalam kegiatan IUYD.  Sekolah Ursulin dari Malang ini melakukan persiapan kurang lebih satu bulan. Persiapan itu meliputi latihan tari Jaran Monel untuk malam budaya, dan kelas English Conversation untuk mempersiapkan bahasa Inggris, supaya perwakilan Cor Jesu dapat memperkenalkan budaya Kota Malang kepada para peserta lain.

Peserta SMPK Cor Jesu yang mengikuti IUYD adalah Adrianus Satria P, Laurentius Adityas P, Christian Noven H, Daniel Yogatama M, Alessandro Gonzalo PS, Irene Iola AB, Cordelia Laras P, Claudia Giwang, dan Avista Diapermata.

Louis Betrand Secondra S.Kom, salah satu guru pendamping dalam IUYD menceritakan bahwa banyak kegiatan yang dilakukan selama IUYD. “Kegiatannya antara lain adalah kunjungan ke BRSBD, kunjungan ke pengrajin tahu tempe tradisional, kunjungan ke Keraton Solo, melihat Sendratari Ramayana di Prambanan, pentas seni, presentasi, dan permainan tradisonal,” cerita Louis.

(Noven, Putri 8A, Nurul 8A)

Tuliskan komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s