KUPU-KUPU BIRU DAN PEREMPUAN

IMG_1345

Aku…

Aku ‘kan terbang

Aku ‘kan melintas bumi

Aku ‘kan membelah angkasa

Sayapku takkan pernah berhenti bergerak

Dan aku akan tetap bernapas

Habis suaraku,

Aku ‘kan berteriak danmenggapai-gapai

Malamku tak pernah suram

Karena kehadiran wanita itu

Wanita bergaun merah mawar

Matanya yang kelabu

Dia adalah sahabatku

Merajut kegembiraan dengan deru bercampur debu

Menorehkan gema dan siluet

Dan takkan pernah mati

Kami bermain di awan

Ia mengelus sayapku dan tertawa

Aku pun tertawa

Membiarkan sayapku terus meleleh

Pagi ini aku tak menemukan perempuan itu!

Aku ‘kan mencarinya

Hingga aku tak lagi bernapas

Dan suaraku tak lagi bergaung

Biarkan aku menangis,

Dan bolehkah aku meneteskan air mata?

Walau aku hanya seekor kupu-kupu malang tak bernyawa,

Dapatkah?

Bolehkah aku meratap dan menjerit?

Menelan semua kepahitan hidupku

Seluruh duka dan derita

Dan membiarkannnya mengasap membumbung tinggi?

Aku…

Ingin hidup beribu abad lagi

Biarkan sayapku tenggelam

Biarkan biruku menghilang

Dan jiwaku melayang….

(Agatha 7C)

Tuliskan komentar anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s